langkah awal…..

ya elah, bingung nih mau ngepost apaan…..blognya dah lama dibuat tapi baru sempat ngisi sekarang…
ya maklumlah nggak ada bakat nulis..nilai bahasa waktu sekolah pas-pasan aja…ya gini deh jadinya…
daripada berlama-lama..mending mulai aja..tuangkan semua yang ada di kepala…:D
rencananya sih mau nulis mengenai pemrograman gitu..(tuntutan hobby dan cita-cita)…cie..
ah, langsung aja deh…
mungkin ada yang bertanya, pemrograman itu apaan sih? makanan apaan? ato berupa minuman?
secara sederhana sih pemrograman itu “pemecahan masalah”…maksudnya??
maksudnya, kita membuat solusi dari suatu permasalahan itu…
misalnya kita memiliki permasalahan mengenai operasi matematika…
solusinya ya kita buat program mengenai operasi matematika,
misalnya program untuk menjumlahkan dua buah nilai……
“nah trus, untuk membuat solusi tersebut kita harus ngapain??”(nggak sabaran banget sih!!!)
“maksudnya, langkah-langkahnya ya??”
“hooh!!!”
oke deh kl gitu….secara sederhana langkah2nya yaitu:
1. mendefinisikan masalah.
kadang, seorang pemula ketika diberi tugas membuat suatu program, mereka langsung menuliskan programnya, tdk melakukan pendefinisan masalah terlebih dahulu.
nah, pernah tuh seseorang(namanya Henry Ledgard) menulis dalam bukunya(Hukum Murphy) untuk pemrograman:
” Semakin Cepat Anda menulis Program akan semakin lama Anda menyelesaikannya”.
memang sih nggak ada studi ilmiah mengenai hal ini, namun saya telah menglami sendiri hal ini, bikin program kok lama banget.
tenyata alasannya adalah karena definisi masalahnya ngga jelas, apa saya yang harus dipecahkan trus apa saja masukannya dan apa keluarannya.
secara sederhana sih gitu aja, masalah, input, dan outputnya.
2. menentukan solusi
setelah mendefinisikan masalah kan, input ama outputnya sudah jelas, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah mencari jalan bagaimana menyelesaikan masalah tersebut.
kita ambil contoh aja, misalnya operasi aritmatika, menjumlahkan dua angka.
untuk menyelesaikannya, kita harus meminta masukan dari user trus menjumlahkan angka yang dimasukkan selanjutnya menampilkan hasilnya.
3. memilih algoritma
algoritma, merek mobil buatan mana tuh?? LOL….
td saya sempatin nanya ke om gooble tapi dia nyuruh nanya ke om wiki, trus kata om wiki
“algoritma merupakan kumpulan perintah untuk menyelesaikan suatu masalah. Perintah-perintah ini dapat diterjemahkan secara bertahap dari awal hingga akhir.”
jelaskan?? singkatnya algoritma == langkah-langkah. dalam menyelesaikan suatu masalah, langkah2 yang diambil bisa beraneka warna, eh maksudnya aneka ragam…hehheh
contoh sderhana nih.
misalnya untuk menyuruh user memasukkan input 100 angka. langkah yang dilakukan misalnya,
- cara 1
misalnya dengan menyuruh user memasukkan angka sebanyak 100x dengan menuliskan
“masukkan angka!”
“masukkan angka!”
….sampai 100x
“masukkan angka!”
- cara 2
bisa juga kita cukup menulis
ulang 100x
“masukkan angka!”
nah terlihatkan bedanya, kl dicara 1 kita akan repot karena kita harus nulis baris sebanyak itu, kl untuk cara 2 kan simpel saja tinggal menyuruh mengulangi.
untuk lebih jelasnya, mengenai algoritma liat bisa baca ini…..
4. menulis program
nah, inilah langkah yang paling ditunggu-tunggu. dalam menulis program ini, sebelumnya kita harus memilih menggunakan bahasa apa. saya sarankan untuk pemula untuk mencoba memulai denga pascal atau C(sesuai pengalaman aja).
setelah memilih bahasa, yang dilakukan tinggal mengkonversi algoritma tadi menjdi sintaks-sintaks sesuai bahasanya.
jadi deh programnya.
5. menguji program
setelah selesai ditulis program harus diuji. yang pertama yaitu apakah program berhasil dikompilasi. karena pada umumnya untuk pemula kesalahan yang sering terjadi yanitu kesalahan sintaks sehingga program tidak dapat dikompile
selanjutnya adalah menguji apa yang diharapkan dari program, misalnya untuk penjumlahan tadi, apakah program berhasil menjumlahkan angka yang dimasukkan. dan masih banyak lagi deh hal yang bisa dijadikan bahan untuk menguji.
setelah melakukan pengujian, bila ada kesalahan tentunya harus diperbaiki ya. sehingga langkah 4 dan 5 mungkin harus dilakukan berulang-ulang sampai program sesuai yang diinginkan.
6. dokumentasi
dokumentasi dapat dilakukan dengan 2 macam(setau saya),
- dengan menuliskan dalam baris2 program. biasanya berupa penjelasan baris program atau penjelasan langkah2 program,  dokumentasi ini tidak akan mempengaruhi jalannya program.
- dengan menuliskan dokumentasi terpisah dari program, misalnya membuat file readme dengan notepad.
mungkin sebagai pemula dokumentasi ini nggak penting2 amat, kan yang penting programnya udah jalan. namun mulai saat ini jangan berfikiran seperti itu karena cepat atau lambat anda akan menyadari fungsinya.
misalnya ketika ingin melakukan perbaikan program, kadang pembuat program sendiri lupa dengan langkah2 dalam programnya itu, sehingga kesulitan dalam perbaikan.
ini salah satu contoh saja. percayalah bahwa suatu saat nanti hal ini adalah hal sangat penting.
7. perawatan atau main tenis eh.. maintenance maskudnya…
langkah ini dilakukan setelah program selesai dibuat. hal yang paling sering terjadi adalah adanya “bug”, serangga??
bukan serangga maksudnya, tapi error/kesalahan yang bisanya sebelumnya belum terdeteksi. atau mungkin pengguna ingin menambahkan fasilitas tertentu. jadi anda harus merevisi program anda.
hoammmm!!!
ngantuk nih…….
mungkin masih abstrak ya, kapan2 saya tambahin lagi tutorial selanjutnya…
semoga tulisan ini bisa memberi sebuah titik terang( ya elah, lebay mode : ON) bagi kta semua..
MAJU TERUS PROGRAMER INDONESIA

Ya elah, bingung nih mau ngepost apaan…..blognya dah lama dibuat tapi baru sempat ngisi sekarang…

ya maklumlah nggak ada bakat nulis..nilai bahasa waktu sekolah pas-pasan aja…ya gini deh jadinya…

 

Daripada berlama-lama..mending mulai aja..tuangkan semua yang ada di kepala…:D

Rencananya sih mau nulis mengenai pemrograman gitu..(tuntutan hobby dan cita-cita)…cie..

 

ah, langsung aja deh…

Mungkin ada yang bertanya, pemrograman itu apaan sih? makanan apaan? ato berupa minuman?

secara sederhana sih pemrograman itu “pemecahan masalah”…maksudnya??

maksudnya, kita membuat solusi dari suatu permasalahan itu…

misalnya kita memiliki permasalahan mengenai operasi matematika…

solusinya ya kita buat program mengenai operasi matematika,

misalnya program untuk menjumlahkan dua buah nilai……

 

“nah trus, untuk membuat solusi tersebut kita harus ngapain??”(nggak sabaran banget sih!!!)

“maksudnya, langkah-langkahnya ya??”

“hooh!!!”

 

oke deh kl gitu….secara sederhana langkah2nya yaitu:

1. Mendefinisikan masalah.

kadang, seorang pemula ketika diberi tugas membuat suatu program, mereka langsung menuliskan programnya, tdk melakukan pendefinisan masalah terlebih dahulu. nah, pernah tuh seseorang(namanya Henry Ledgard) menulis dalam bukunya(Hukum Murphy) untuk pemrograman:

                                       ” Semakin Cepat Anda menulis Program akan semakin lama Anda menyelesaikannya”.

Memang sih nggak ada studi ilmiah mengenai hal ini, namun saya telah menglami sendiri hal ini, bikin program kok lama banget. Tenyata alasannya adalah karena definisi masalahnya ngga jelas, apa saya yang harus dipecahkan trus apa saja masukannya dan apa keluarannya.secara sederhana sih gitu aja, masalah, input, dan outputnya.

2. Menentukan solusi

Setelah mendefinisikan masalah kan, input ama outputnya sudah jelas, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah mencari jalan bagaimana menyelesaikan masalah tersebut.  Kita ambil contoh aja, misalnya operasi aritmatika, menjumlahkan dua angka. Untuk menyelesaikannya, kita harus meminta masukan dari user trus menjumlahkan angka yang dimasukkan selanjutnya menampilkan hasilnya.

3. memilih algoritma

Algoritma??? Merek mobil buatan mana tuh?? LOL….

Tadi saya sempatin nanya ke om gooble tapi dia nyuruh nanya ke om wiki, trus kata om wiki

“algoritma merupakan kumpulan perintah untuk menyelesaikan suatu masalah. Perintah-perintah ini dapat diterjemahkan secara bertahap dari awal hingga akhir.”

Jelaskan?? Singkatnya algoritma == langkah-langkah. dalam menyelesaikan suatu masalah, langkah2 yang diambil bisa beraneka warna, eh maksudnya aneka ragam…hehheh

Contoh sederhana nih. 

Misalnya untuk menyuruh user memasukkan input 100 angka. langkah yang dilakukan misalnya,

- cara 1

misalnya dengan menyuruh user memasukkan angka sebanyak 100x dengan menuliskan

“masukkan angka!”

“masukkan angka!”

….sampai 100x

“masukkan angka!”

- cara 2

bisa juga kita cukup menulis

ulang 100x

“masukkan angka!”

nah terlihatkan bedanya, kl dicara 1 kita akan repot karena kita harus nulis baris sebanyak itu, kl untuk cara 2 kan simpel saja tinggal menyuruh mengulangi.

untuk lebih jelasnya, mengenai algoritma bisa baca ini…..

4. menulis program

Nah, inilah langkah yang paling ditunggu-tunggu. Dalam menulis program ini, sebelumnya kita harus memilih menggunakan bahasa apa. Saya sarankan untuk pemula untuk mencoba memulai denga pascal atau C(sesuai pengalaman aja). Setelah memilih bahasa, yang dilakukan tinggal mengkonversi algoritma tadi menjdi sintaks-sintaks sesuai bahasanya. jadi deh programnya.

5. menguji program

Setelah selesai ditulis, program harus diuji. Yang pertama yaitu apakah program berhasil dikompilasi. Karena pada umumnya untuk pemula kesalahan yang sering terjadi yanitu kesalahan sintaks sehingga program tidak dapat dikompilasi. Selanjutnya adalah menguji apa yang diharapkan dari program, misalnya untuk penjumlahan tadi, apakah program berhasil menjumlahkan angka yang dimasukkan. Dan masih banyak lagi deh hal yang bisa dijadikan bahan untuk menguji. Setelah melakukan pengujian, bila ada kesalahan tentunya harus diperbaiki ya. sehingga langkah 4 dan 5 mungkin harus dilakukan berulang-ulang sampai program sesuai yang diinginkan.

6. dokumentasi

dokumentasi dapat dilakukan dengan 2 macam(setau saya),

- dengan menuliskan dalam baris2 program. biasanya berupa penjelasan baris program atau penjelasan langkah2 program,  dokumentasi ini tidak akan mempengaruhi jalannya program.

- dengan menuliskan dokumentasi terpisah dari program, misalnya membuat file readme dengan notepad.

Mungkin sebagai pemula dokumentasi ini nggak penting2 amat, kan yang penting programnya udah jalan. Namun mulai saat ini jangan berfikiran seperti itu karena cepat atau lambat anda akan menyadari fungsinya. Misalnya ketika ingin melakukan perbaikan program, kadang pembuat program sendiri lupa dengan langkah2 dalam programnya itu, sehingga kesulitan dalam perbaikan. Ini salah satu contoh saja. Percayalah bahwa suatu saat nanti hal ini akan terasa sangat penting.

7. perawatan atau main tenis eh.. maintenance maskudnya…

Langkah ini dilakukan setelah program selesai dibuat. hal yang paling sering terjadi adalah adanya “bug”, serangga?? Bukan serangga maksudnya, tapi error/kesalahan yang bisanya sebelumnya belum terdeteksi. Atau mungkin pengguna ingin menambahkan fasilitas tertentu. jadi anda harus merevisi program anda.

 

hoammmm!!!

ngantuk nih…….

mungkin masih abstrak ya, kapan2 saya tambahin lagi tutorial selanjutnya…

semoga tulisan ini bisa memberi sebuah titik terang( ya elah, lebay mode : ON) bagi kta semua..

MAJU TERUS PROGRAMER INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.